Selamat Ultah Indonesiaku !
Hari ini genap sudah 62 tahun, Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) telah merdeka dari penjajahan yang pernah membelenggu. Kemerdekaan ini belum selesai, cita-cita dan perjuangan para pejuang yang mempertahankan kemerdekaan sekitar tahun 1950-1966 juga belum pernah tercapai.
Soe Hok Gie, salah satu pejuang muda yang tidak pernah disorot oleh sejarah, sedikitpun dalam buku-buku sejarah sekolah, yang mempunyai harapan tentang pemerintahan Indonesia yang bersih dari korupsi dan kehidupan politik yang tidak berpihak pada golongan, ras, atau agama juga belum terwujud.
Umur negara ini sudah 62 tahun, waktu yang cukup lama untuk mengkoreksi diri. Saya termasuk dalam generasi muda yang melihat “bapak-bapak” kita duduk diatas “singgasana suci” dan bertindak seolah-olah benar di mata rakyat, generasi muda sudah saatnya melakukan perubahan. Namun apa yang terlihat saat ini, sangat kontras dengan generasi muda jaman perjuangan, seolah-olah mereka telah menikmati kemerdekaan, padahal kebebasan yang mereka rasakan tidak lebih daripada kebebasan semu yang ditawarkan tanpa hak bagi mereka untuk memilih.
Mari kita berpikir lebih jauh dan kedepan, segala hal yang ditawarkan saat ini, segala hal yang kita nikmati sampai saat ini, merupakan hasil perjuangan Founding Father Soekarno, dan pejuang-pejuang ’45, teman-teman mahasiswa seperjuangan tahun 1966, 1998, jangan terlena dengan diplomasi-diplomasi “serius” yang menggiurkan untuk mempertahankan posisi. Generasi muda saat ini jadilah diri sendiri, bela negara, Pancasila, dan orang-orang yang tidak bisa menikmati kebebasan !
Selamat Ulang Tahun Tanah Airku Indonesia !


