Skip to content

October 8, 2007

2

Lagi, PDF Pembawa Bencana..

Lagi-lagi aplikasi pembuka file berformat PDF (Portable Data Format), Adobe Reader, mengandung cacat yang berbahaya. Hacker atau orang iseng di internet bisa aja me-remote komputer yang menginstall Adobe Reader cacat tersebut dan menguasai sistem secara penuh. Hal tersebut karena cacat yang ada di software Adobe Reader udah sampe tahap krusial dan bisa melakukan remote command execution (mengirim perintah ke sistem dari jauh).

Sistem yang diindikasikan kena tulah keamanan ini adalah sistem operasi Windows XP SP2 dengan Internet Explorer 7 terinstall. Sedangkan versi Adobe Reader yang kena cacat adalah versi 8.1, 8.0 dan 7.

Pihak Adobe akhirnya mengkonfirmasi berita cacat itu setelah 2 minggu sebelumnya, Petko D. Petkov, seorang yang bergelut dalam riset keamanan mengungkapkan kelemahan tersebut di blognya.

Sejak Adobe Reader mulai bermasalah, Gildas menyarankan pake Foxit Reader, solusi alternatif yang lebih baik, lebih ringan tapi minim fitur. Namun kelemahan Adobe Reader ini tidak terlalu menjadi masalah yang berarti bagi saya, setidaknya sampai saat ini saya masih menaruh kepercayaan pada Adobe karena perhatiannya terhadap keamanan (fitur Check Update) dan fitur canggihnya yang bisa scrolling otomatis text per halaman jadi lebih enak bacanya ga perlu nurunin per halaman pake mouse he..he..he..

Related posts

2 Comments Post a comment
  1. Tom Gregory
    Oct 9 2007

    Iya sih mam, tapi gw masih ga bisa ninggalin Adobe karena fitur scrollingnya itu lho, hehehehe…
    Akhirnya, gw install foxit sama adobe berbarengan, biar ribut tuh minta dijalanin, hihihihi…

    thx mam dah mampir ;)

    Reply
  2. muhammadIMAM
    Oct 9 2007

    weh.. gw setuju banget bang ma lo :-D
    gw bukan pecinta Adobe :-D yang membuat PC gw jadi lemot (emang dasar PC gw yang lelet :D ) :( (
    gw udah lama pake Foxit Reader, semenjak lo masih SD kali.. (iya apa? :P ), hihi. thx atas inponya :-D , makin ga tertarik aja gw ma nich produk :-D

    Reply

Share your thoughts, post a comment.

(required)
(required)

Note: HTML is allowed. Your email address will never be published.

Subscribe to comments

Rss Feed Tweeter button Facebook button Linkedin button Stumbleupon button