Sistem yang diindikasikan kena tulah keamanan ini adalah sistem operasi Windows XP SP2 dengan Internet Explorer 7 terinstall. Sedangkan versi Adobe Reader yang kena cacat adalah versi 8.1, 8.0 dan 7.
Pihak Adobe akhirnya mengkonfirmasi berita cacat itu setelah 2 minggu sebelumnya, Petko D. Petkov, seorang yang bergelut dalam riset keamanan mengungkapkan kelemahan tersebut di blognya.
Sejak Adobe Reader mulai bermasalah, Gildas menyarankan pake Foxit Reader, solusi alternatif yang lebih baik, lebih ringan tapi minim fitur. Namun kelemahan Adobe Reader ini tidak terlalu menjadi masalah yang berarti bagi saya, setidaknya sampai saat ini saya masih menaruh kepercayaan pada Adobe karena perhatiannya terhadap keamanan (fitur Check Update) dan fitur canggihnya yang bisa scrolling otomatis text per halaman jadi lebih enak bacanya ga perlu nurunin per halaman pake mouse he..he..he..